Postingan

Bergelombang Cinta di Pasar Malam Sekaten

Gambar
Perayaan Maulud Nabi di Jogja dilanjutkan dengan Pasar Malam dari tanggal 21 Desember 2012 hingga 24 Januari 2013. Event ini merupakan pesta rakyat yang ditunggu-tunggu setiap tahunnya oleh masyarakat Kota Jogja. Pasar malam bertempat di Alun-alun utara, berisikan berbagai macam hiburan rakyat, kuliner dan awul-awul sandang dari merk import. Seru. Terdapat arena rekreasi yang cocok untuk keluarga dan pasangan, mengalahkan Dufan (dunia fantasi), Water Bom dan arena rekreasi lainnya. Pasar malam seperti ini memang merupakan cikal bakal dari keberadaan arena rekreasi modern seperti sekarang ini. Potret pesta rakyat Indonesia. Sangat klasik. Tapi tidak akan pernah mati. Hampir setiap tahunnya saya pasti menyempatkan diri ditengah-tengah kesibukan kuliah ( sibuk po? ) demi mengunjungi pasar malam ini. Sebuah tempat yang membuktikan bahwa hiburan itu sesederhana ini. Terdapat berbagai wahana rekreasi seperti kora-kora, rumah hantu, tong setan, bom bom car, bianglala hingga gelombang cinta . ...

Cerita Seorang Negaroa

Tempat dimana saya lahir, merangkak, berdiri, berjalan, berlari, melompat hingga belajar mencintai. Tempat dimana semua kisah ini dimulai. Dari secarik kertas putih yang kosong sampai tertulis sedikit kalimat intro sebagai coretan awal. Sehingga kemudian bisa mencapai paragrap akhir, hingga akhirnya tanda baca terakhir yang berarti usai lah sudah kisah ini. Jembrana, the place that i called home Jembrana merupakan salah satu keindahan yang ada di Pulau Bali. Tempat ini bukan Legian dan bukan Kuta, tempat yang terkenal di seantero jagat sehingga banyak orang ingin merasakan sensasi hiburan di Kuta yang katanya salah satu tempat party yang paling heboh di dunia. Tempat ini oleh sebagian orang dianggap representasi dari kondisi Bali keseluruhan. Dibayangkan oleh orang awam, ada banyak bule berkeliaran, berjemur seksi diatas pasir putih, minum bir sampai perut kembung, dentuman musik hingar bingar dan bisa joget bersama bule di satu lantai dansa. Bukan! Jembrana bukan tempat seperti itu. ...

Romantisme Sang Professor Pesawat Terbang

Gambar
Terimakasih tuhan, engkau telah menciptakan Ainun untuk saya - Habibie Kebiasaan untuk memberi kecupan di mata merupakan hal kecil yang mencerminkan besarnya rasa cinta seorang profesor pembuat kapal terbang ini kepada istrinya. Habibie dan Ainun . Sebuah kisah perjalanan cinta suci yang seakan memberi penegasan kepada kita akan kekuatan cinta. Tidak jarang saya sebagai penonton dibuat merinding melihat scene demi scene yang menggambarkan kedalaman cinta dan makna kesetiaan dalam film Habibie Ainun garapan sutradara Faozan Rizal ini. Film yang dibintangi oleh Reza Rahardian sebagai Habibie dan Bunga Citra Lestari sebagai Ainun merupakan salah satu film Indonesia yang harus ditonton sebelum akhirnya anda tidak bisa menonton film lagi. Ya, mungkin begitulah, karena kisah perjalanan seorang Habibie ini bukan soal cinta melulu. Bukan film tentang aku cinta kamu, kamu cinta aku saja. Banyak pelajaran dan pengetahuan yang didapatkan atas bagaimana perjalanan kisah Habibie mulai dari studi ...

Hari Raya Menulis

"Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama dia tidak menulis. Dia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian" - Pramoedya Ananta Toer Tersentak! Setelah saya membaca pernyataan diatas. Lalu diikuti dengan prosesi manggut-manggut menandakan jiwa saya setuju. Mungkin masih banyak orang yang berpikir, apa sih gunanya menulis? Sepenting itukah menulis untuk menjadi sebuah keharusan dalam hidup kita? Lebih tragis lagi, jika ada yang beranggapan bahwa menulis hanya dilakukan oleh orang-orang pendiam dan kesepian? Atau bahkan menulis dianggap hanya bakat seseorang yang dibawa sejak lahir. Menulis dianggap hanya sebagai milik para pujangga dan cendekiawan. Menulis itu ya kerjanya penulis lah. Ya, begitulah kira-kira. Tidak, bukan begitu ternyata. Saya pikir menulis itu bukan sesuatu yang luar biasa. Semua orang pasti bisa menulis (saya tidak sedang membahas bayi yang baru lahir dan balita tentunya). Entah menulis apa saja. Pokoknya ...

Under Construction!

Gambar
[caption id="attachment_618" align="aligncenter" width="448"] Sumber : http://www.rotaract3190.org/UnderConstructionPage.gif[/caption] Ya, tulisan ini diposting disela-sela proses konstruksi blog di bagian dashboard yang sejak tadi pukul 23.00 saya otak-atik. Kalian tentu tidak tahu, bahwa dibelakang halaman ini sedang ada beberapa pekerja bangunan yang penuh keringat untuk segera menyelesaikan proyek halaman blog ini. Semen dan besi-besi berserakan dimana-mana dan suara mekanik dari alat bangunan menyeruak ke seluruh penghuni wordpress. Maaf mengganggu sebentar ya :D. Saya ngomong apa sih? Pokoknya postingan ini akan menjadi tulisan yang sangat tidak terlalu penting untuk dibaca. Saya persilahkan pengunjung untuk menengok postingan yang lainnya :D Demi sebuah penampilan blog yang sesuai keinginan, di tab mozila firefox dipenuhi oleh tutorial untuk memodifikasi tampilan wordpress.  Sayangnya, sampai detik ini tidak terjadi perubahan yang terlalu signifi...

Pesona Ullen Sentalu

Gambar
" Tak mungkin orang dapat mencintai negeri dan bangsanya, kalau orang tak mengenal kertas-kertas tentangnya. Kalau dia tak mengenal sejarahnya " - Pramoedya Ananta Toer Ya, membaca kutipan dari Pramoedya Ananta Toer ini memang rasanya sindiran bagi saya pribadi, karena mengingat khazanah pengetahuan saya tentang budaya Jawa yang masih dangkal. Malu rasanya, sudah  3 Tahun tinggal di Jogja, tapi tidak banyak tahu banyak tentang sejarah Jogja. Nah, demi memanjakan rasa keingintahuan tentang sejarah budaya Jawa, kami bertiga, saya, Lanang dan Tika pada hari Sabtu, 5 Januari 2012 mengunjungi sebuah museum yang terletak di kawasan wisata Kaliurang, yang katanya sangat recommended untuk mempelajari seluk beluk historis Keraton Jogja dan Solo. Museum itu bernama Ullen Sentalu, yang ternyata adalah singkatan dari Ulating Blencong Sejatine Tataraning Lumaku , artinya nyala lampu blencong merupakan petunjuk manusia dalam melangkah dan meniti kehidupan. Dalam bahasa jawa, blencong ...

Menelusuri Malam Minggu

Gambar
Banyak orang yang mengistimewakan malam minggu. Sebuah momentum yang katanya pas untuk plesir bersama orang terkasih. Malam minggu, malam yang panjang, malam yang asik buat pacaran. Kata sebuah lirik lagu yang dipolulerkan oleh Dapur 61. Para ABG terdoktrin oleh stereotype yang didendangkan oleh Dapur 61 ini. Sebuah malam yang lebih panjang dibanding malam yang lainnya dalam 1 minggu. Ya tentu, buat pasangan yang sedang dimabuk cinta mungkin bisa merasakan atmosfer cinta yang bertebaran setiap malam minggu. Jadi malam minggu adalah malam yang dinanti-nanti. Malam yang panjang untuk memadu kasih dan menikmati hangatnya ronde, sambil sesekali berbalas kata cantik yang merayu. Memang begitu. Bagi saya, yang juga pernah dimabuk cinta, setiap hari juga bisa menjadi malam panjang, jikalau malam itu dilalui berdua bersama orang terkasih. Tidak hanya malam minggu kan. Ya, dalam dimensi percintaan memang semua dirasa indah. Semua dirasa panjang. Malam minggu yang sudah jelas-jelas waktunya sam...

Generasi Ibu Jari

Gambar
Sahabat yang terpisahkan oleh jarak yang jauh dan tidak bertatap muka dalam waktu yang lama bisa dengan mudah dipertemukan dan bisa melakukan percakapan dengan adanya penemuan sebuah teknologi yang dibuat oleh Mark Zuckerberg. Sebuah jejaring sosial canggih yang bernama facebook. Dalam situs ini dikatakan bahwa jumlah pengguna facebook di dunia ini mencapai 1 miliar orang. Itu berarti setiap tujuh orang di dunia ini mempunyai 1 akun aktif di facebook. Dan faktanya, sebanyak 600 juta user mengakses melalui perangkat  mobile . Sebuah angka yang fantastis. Tidak heran setiap orang masa kini memiliki minimal 1 gadget yang bisa mengakses facebook demi sebuah eksistensi di dunia maya. Setiap orang bisa mengekspresikan perasaannya dengan kalimat cantik di kolom "what's on your mind". Dilanjutkan dengan pemberian ibu jari yang menandakan setuju atau bisa juga berarti "statusmu keren banget" oleh orang lain yang melihat. Fakta yang mencengangkan bahwa sampai saat ini su...

Tahun ini wisuda!

Gambar
Saya beri judul seperti itu sebagai motivasi diri sendiri untuk segera menyelesaikan proposal penelitian dan segera mencari data untuk penelitian skripsi S-1. Bukannya sombong atau gaya-gayaan. Ini adalah soal tanggungjawab dan sebuah cita untuk menjadi Sarjana Gadjah Mada di tahun ini. Tahun ini akan menjadi sejarah dalam hidup saya. Nama legal yang diberikan oleh orang tua dan tercantum di Akta Kelahiran ini, segera akan disisipkan 2 huruf sakral di bagian akhir. ST, Sarjana Teknik :) Astungkara. [caption id="attachment_535" align="aligncenter" width="320"] Sumber : http://www.4shared.com/photo/FliVsGbA/Topi_tabung_wisuda.html[/caption] SKRIPSI . Sebuah tumpukan kertas ajaib itulah yang mengantarkan kita ke depan gerbang Sarjana. Ya bener, tentunya jenjang S-1 bukan melulu soal menyelesaikan skripsi. Menjadi seorang sarjana adalah tentang bagaimana kita bisa menjadi problem solver atas segala bentuk permasalahan dalam masyarakat. Berjibaku bersama masy...

Balada Mahasiswa Perantau 600 km (part 3)

Sindrom kangen rumah itu datang lagi. Sejak tahun baru 2010 tidak pernah merayakan tahun baru di tengah-tengah kehangatan keluarga. Menjadikan kangen ini penuh dengan harapan untuk segera membanggakan dan membahagiakan keluarga. Tahun 2013 ini tahun yang spesial. Penuh harapan tahun ini bisa wisuda. Dan tentunya keluarga datang ke Jogja untuk menyaksikan anak nakal ini yang bergelar Sarjana Teknik. Astungkara. Sebuah momen haru atas pertama kalinya keluarga datang ke Jogja. Tidak sabar rasanya untuk segera meraih momen itu :) Tahun ini adalah pertanggungjawaban dari jarak dan waktu yang dikorbankan selama merantau di bumi 'kawah candradimuka' ini. Entah langsung bekerja atau melanjutkan ke jenjang S-2. Bisa kita saksikan di tahun ini. Tahun yang penuh misteri. Tulisan ini adalah lanjutan dari dua tulisan sebelumnya, yaitu Balada Mahasiswa Perantauan 600 km (part 1) dan Balada Mahasiswa Perantauan 600 km (part 2) . Berusaha membuat tulisan yang berlanjut. Tentang mahasiswa peran...

Mengawali 2013 dengan 30 Hari Bercerita

Selamat tahun baru 2013. Semoga semua makhluk berbahagia. Sarwa Phrani Hitangkarah. Untuk mengawali tahun baru 2013 mungkin tak berlebihan rasanya jika saya juga mencoba hal yang baru. Karena pada dasarnya, sebuah hal yang baru merupakan tantangan sebagai cara kita untuk menjadi lebih baik. Ya, saya ingin menulis. Saya ingin belajar menulis. Saya berharap tantangan ini menjadikan saya terbiasa untuk bercerita dan menulis apa saja yang sedang terpikir di otak saya. Semuanya, baik itu berupa ide, gagasan, mimpi, renungan bahkan umpatan sekalipun. Saya rasa blog diciptakan salah satunya untuk media mengumpat ide. Seringkali ide datang begitu saja dan biasanya tiba-tiba hilang di saat bener-bener dibutuhkan. Oleh karena itu, saya anggap menulis di blog merupakan solusi untuk mendokumentasikan ide, gagasan dan mimpi yang mungkin akan berguna di suatu saat. Saya sambut tawaran dari program 30 Hari Bercerita yang mengajak untuk menuliskan apa saja di blog secara rutin 30 hari. Dimulai hari i...

Kompilasi Lini Masa 2012

Gambar
Sebentar lagi kita akan menyambut tahun baru 2013. Banyak sudah resolusi-resolusi yang terlontar, baik di sosial media maupun dari obrolan-obrolan untuk menyambut 2013 yang penuh mimpi dan misteri. Resolusi merupakan sebuah harapan atas mimpi yang sekiranya belum tercapai pada tahun 2012, secepat-cepatnya harus digapai di tahun 2013. Sebuah rutinitas yang sangat baik, mengingat memang kita hidup harus punya mimpi. Sangat setuju untuk orang yang mengatakan bahwa mimpi itu harus dipublikasi. Mimpi yang tak sekedar mimpi, namun mimpi yang dirangkum menjadi janji untuk menempuh tahun 2013 lebih baik.  Umur sudah pasti akan semakin tua, pembelajaran yang di dapat di tahun 2012 kita jadikan bekal untuk menghadapi tahun baru 2013. Sambil menunggu detik-detik menuju matahari 2013, ingin rasanya saya me-review kembali apa saja yang telah saya lakukan di tahun 2012. Semacam  membuat kaleidoskop secara kronologis setiap bulannya dengan memakai lini masa twitter sebagai sumber yang dipercaya. Apa ...

Pertemuan, Guru dan Hidup (part 1)

"Bahwasanya setiap pertemuan adalah pembelajaran. Semua org yg diajak berinteraksi itulah guru besar sebenarnya. Inilah hidup men! ;)" Dimulai dari twit saya pada tanggal 28 Desember 2012, sekitar jam 9 malem. Ya, saya menganggap semua orang yang pernah bertemu dengan saya adalah guru. Baik itu mencela, memuji, mengejek, memfitnah, memberi tahu, membuat menangis dan segala bentuk interaksi dari orang lain. Semua itu tersusun rapi dalam agenda yang dibuat oleh Tuhan untuk saya yang bernama HIDUP. Sesungguhnya tidak sulit untuk dimengerti, bahwa setiap pertemuan merupakan sebuah pembelajaran. Dan sudah sangat jelas bahwa yang mengantarkan kita menjadi individu yang seperti sekarang ini adalah intervensi dari semua makhluk yang pernah berhubungan dengan kita. Oke, lahir dari rahim Ibuk, kita bagaikan kertas putih yang siap untuk menyerap apapun yang dirasakan, dilihat dan didengar. Pertemuan dengan orang tua untuk pertama kalinya menjadikan orangtua merupakan guru yang pertama d...

Gede Bagus Narendra Buana

Gambar
[caption id="attachment_323" align="alignleft" width="355"] Gede Bagus Narendra Buana[/caption] Perkenalkan keponakan saya yang ganteng dan tidak jauh berbeda dengan saya. Gede Bagus Narendra Buana . Lahir pada 30 Mei 2012, Pukul 21.45 WITA di RSU Negara dengan berat 3,2 Kg 50 cm. Narendra merupakan anak pertama dari hasil perkawinan kakak sulung saya Gede Angga Wira Buana dan istri Kadek Ari Trisna. Saya mendapat kesempatan yang terhormat dari keluarga untuk memberi nama terbaik keponakan pertama ini. Kata Narendra saya dapat dari nama kecil Swami Vivekananda, seorang tokoh hindu yang luar biasa. Arti Narendra dalam bahasa India berarti seorang raja pria. Selain itu Narendra juga berasal dari bahasa Jawa yang artinya kesatria bangsawan yang baik dan bijaksana. Bagus yang kami artikan sebagai anak lelaki yang gagah perkasa dan berparas menawan. Berwibawa dan tegas dalam perkataannya. Buana merupakan nama keluarga kami, yang merupakan identitas dan meru...

Balada Mahasiswa Perantau 600 km (part 2)

Gambar
Sekitaran jam 9 pagi tanggal 26 Desember 2012, Blackberry berbunyi panggilan dari IBUK membangunkan saya dari tidur. Dengan setengah sadar saya dengar suara itu. Suara manis seorang ibu yang hangat. Suara kehangatan dari beliau yang saya rindukan. Beliau adalah wanita yang paling saya cintai di muka bumi. Biarpun bawel dan cerewet, semua itu adalah anugrah yang paling indah buat saya. Saya harus segera membanggakan beliau. Beliau dengan semangat menggebu-gebu mengabarkan bahwa hari ini Buda Cemeng Klawu dirumah Negara ada acara Otonan keponakan saya, anaknya Kakak tersulung saya Gede Bagus Narendra Buana. Dirumah lagi rame, keluarga semua datang dan menanyakan kabar saya. Sebagai cucu pertama, kehadiran Narendra memang menjadi kebahagiaan luar biasa di keluarga kita. Jadi, semua keluarga menyambut Otonan Narendra dengan semarak. Memang luar biasa kehadiran Narendra, kamu harus jadi jagoan, nak! Setelah Ibuk, telpon diambil alih oleh Bapak dengan ciri khas suara pelan dan berwibawa, bel...

Balada Mahasiswa Perantau 600 km (part 1)

Gambar
[caption id="attachment_304" align="alignleft" width="336"] Sang Pemimpi kecil[/caption] Berada di sebuah tempat asing yang berjarak  600 km dari tanah kelahiran merupakan sebuah pengalaman hidup yang luar biasa. Sebuah proses yang menegangkan. Sebuah kondisi bebas dari "pantauan" orang tua. Sebuah fase dimana rasa rindu menusuk-nusuk hingga air mata menetes tipis. Kondisi dimana Jembrana dan Jogja mengajarkan banyak hal tentang doa dan perjuangan. Di satu tempat mereka mendoakan dan di tempat yang lainnya seseorang harus berjuang. Demi sebuah impian dan pengabdian untuk keluarga. Kerinduan seperti saat ini sering menghampiri. Di ruangan 2 x 3 meter ini pada tanggal 26 Desember 2012, saya mencoba memaksimalkan rasa rindu menjadi sebuah refleksi atas apa saja yang sudah terjadi sejak 3 Agustus 2009. Harapannya dengan menulis, rasa rindu bisa sedikit terobati dan rindu-rindu ini menyatu berubah menjadi jawaban untuk pertanyaan 'untuk apa saya ...

Hingar Bingar Pariwisata VS Lingkungan Bali

Gambar
[caption id="attachment_294" align="alignleft" width="509"] Ilustrasi : http://www.balebengong.net/kabar-anyar/2011/12/01/siapa-yang-menghancurkan-bali.html[/caption]   Perkembangan pariwisata di Pulau Dewata Bali ternyata tidak selalu berdampak positif terhadap pembangunan di Bali. Banyak konversi lahan dari pertanian menjadi  bangunan villa, hotel, restoran dan bangunan pariwisata lainnya. Tentunya ini merupakan kemunduran bagi kelangsungan lingkungan yang semakin hari semakin “dijajah”. Berikut rangkuman fakta dari Komite Kerja Advokasi Lingkungan Hidup (KEKAL) Bali,  sebagai berikut:

Serpihan Cinta Gadjah Mada

Gambar
Berikut merupakan video tentang cinta dan kepedulian sahabat gadjah mada yang mengajak seluruh civitas akademika UGM ikut berpartisipasi dalam perhelatan demokrasi Pemilihan Raya Mahasiswa UGM (PEMIRA UGM) 2012, yang akan diselenggarakan pemungutan suara pada tanggal 18-20 Desember 2012. Ayo seluruh masyarakat UGM mari kita beranjak ke TPS masing-masing fakultas untuk memilih Presiden Mahasiswa dan Senat Mahasiswa yang sekiranya dapat membawa Keluarga Mahasiswa (KM) UGM menuju yang lebih baik. Pilihlah sesuai cintamu! :)

Bahasa Cinta Diam (GagukGaguk Production)

Gambar
Mungkin sudah terlalu mainstream membuat lagu, film, cerita, novel atau karya lain dengan bertema cinta. Aku sayang kamu. Kamu sayang aku. Kita sama-sama sayang. Mari kita pacaran. Lalu kita putus. Dan langit runtuh seketika. Cuma sampai disana? Tentu tidak, film pendek berikut ini bukan masalah cinta biasa, ini masalah cinta yang "diam". Kekuatan cinta diam. Cinta yang tak melulu diungkapkan melalui bibir manis. Entah rayuan gombal, ataupun sebatas pujian berbasis nafsu belaka. Film pendek ini mencoba mengejawantahkan definisi cinta, bahwa cinta itu bersemayam di setiap jiwa-jiwa manusia. Semua orang sekiranya butuh untuk mengaktualisasi dan mengapresiasi rasa cinta dengan beragam ekpresi sesuai kata hati. Adalah Lanang, Saya, Tika, Bian dan Agus. Kita berlima berbagi tugas untuk me- remake film pendek love languange versi Indonesia ini. Entah berhasil atau tidak, yang jelas silahkan dinilai! :) Silahkan! Nih ada sedikit  behind the scene -nya. Kalo sempet mampir juga ya...

Nasionalis Romantis

Gambar
Jogja lagi hujan terus akhir-akhir ini. Bikin males kemana-mana, banyak agenda yang ga jadi, banyak acara yang di cancel . Di media sosial juga banyak yang ngeluh karena kosan banjir, cucian ga kering, jadi ga produktif dan segala macem. "Padahal bagi saya, hujan itu romantis.  Ya gitu, ini berlaku jikalau ada pacar disamping, minimal bisa menghangatkan tangan gitu. Buat yang jomblo kesepian,  tentu bisa menikmati hujan dengan cara masing-masing lah ya :D Ya apapun itu pokoknya menurut saya hujan itu romantis. Dingin-dingin empuk :) " Nah. Demi menjaga eksistensi  produktifitas dan kreatifitas di musim hujan gini, saya, Lanang, mas Widi dan Awan (Genk Kos Pandega Karya 7) mencoba membuat sesuatu yang romantis. Bukan sekedar romantis biasa, ini romantis yang nasionalis. Romantisme pemuda yang bangga lahir dan menjadi orang Indonesia. Dengan berbekal kamera pinjaman, kita mulai membuat video indoor akustikan. Dengan kualitas gambar dan lighting yang jauh dari standar klip pada...

Menjadi Pemimpin Pasukan Perang Melawan Korupsi!

Biarkan saya berandai-andai menjadi ketua KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), seorang pemimpin pasukan dalam perang melawan gerombolan koruptor –yang konon mempunyai pasukan yang kuat, solid dan bertaburan uang. Ketua KPK merupakan sebuah profesi yang menjadi target utama dari “tembakan” musuh dan katanya banyak “godaan”. Tentu kita banyak belajar dari pengalaman kasus Bapak Antasari Azhar sebagai mantan ketua KPK yang dinonaktifkan karena terjebak dalam kasus pembunuhan –entahlah, kasus ini masih simpang siur antara fakta atau konspirasi?. Sebagai ketua KPK, saya akan berusaha melakukan langkah inovatif yang sederhana dalam membebaskan Indonesia dari belenggu korupsi. Secara umum dijabarkan sebagai berikut: 1. Dimulai dari diri sendiri dan keluarga Sebelum menyatakan diri secara tegas untuk perang melawan korupsi, seharusnya terlebih dahulu menjamin diri dan keluarga terbebas dari perilaku korupsi. Hal ini sangat penting, karena sangat kurang ajar rasanya jika berkoar-koar memberantas...

Cerita tentang DUA

Mulai dari mana? Entahlah, ini memang sangat pelik, rumit dan penuh misteri. Persetan buat engkau yang membaca tulisan ini. Ini jelas-jelas tulisan yang ditulis bukan untuk kalian baca, tapi apa yang ingin aku tulis. Jadi daripada menyesal untuk kesekian kalinya, sebelum membuat tidur anda tidak nyenyak, sangat direkomendasikan untuk membaca tulisan saya yang lain, yang sekiranya lebih berguna dan beradab buat kalian. Mungkin terkesan bego dan sangat tidak ada jelas-jelasnya. Tanpa awal, tanpa akhir dan penggunaan tata bahasa yang (sengaja) rancu, dan semakin rancu merancau. Ego jiwa terbakar yang membuncah secara jumawa tanpa kontrol perundang-undangan tumpah meruah di tulisan ini. Yang jelas, ini tulisan ditulis (baca: diketik) di sebuah alam berbeda, sebuah dunia sempurna, sebuah semesta yang menyatukan, sebuah dimensi yang  -hanya- ada aku dan kamu. Ya! KAMU … Kisah ini terlalu indah, bahkan seorang berandalan bertattoo berpiercing punk perkasa pun dijamin akan meneteskan air mata...

Festival Seni Budaya Keagamaan Hindu Tingkat Nasional II

Gambar
Masyarakat Hindu di Indonesia memiliki kesenian dan budaya yang berbeda di masing-masing wilayah. Karena masyarakat Hindu yang kontekstual menyesuaikan dengan lokalitas dan tradisi pada masing-masing tempat. Oleh karena itu, untuk menghimpun dan mengapresiasi setiap ekspresi seni dan budaya di seluruh wilayah Indonesia, Kementrian Agama RI Dirjen Bimas Hindu menyelenggarakan Festival Seni Budaya Keagamaan Hindu Tingkat Nasional II yang pada tahun ini ditunjuk Yogyakarta sebagai tempat perhelatan acara bertaraf nasional ini. Festival Seni Budaya Keagamaan Hindu Tingkat Nasional II di Yogyakarta pada hari selasa-jumat, 25-28 Sptember 2012 ini diikuti oleh perwakilan dari 16 provinsi di Indonesia,

Anak Muda Hindu Harus Eksis, Kritis dan Romantis!

*ini merupakan esai yang ditulis untuk acara diskusi "Eksistensi Intelektual Muda Hindu dalam Membangun Bangsa" pada Dies KMHD UGM yg ke-29 Hari Sabtu, 22 September 2012 di Gelanggang Mahasiswa UGM. Download versi PDF  disini  * Om Swastyastu “Moksartham Jagadhita Ya Ca Iti Dharma” Tidak sulit dimengerti bahwa kita sebagai pemuda hindu sering dihadapkan pada permasalahan menjadi minoritas di sebuah lingkungan baru yang berjarak puluhan bahkan ratusan kilometer dari kampung halaman untuk mengejar cita, menimba secercah ilmu atau juga mencari pundi-pundi kehidupan. Pemuda hindu dihadapkan pada sebuah kondisi dimana seringkali keadaanya sangat berbeda dari lingkungan daerah asal. Perbedaan kondisi yang bisa disaksikan di lingkungan rantau menyebabkan kita merasa menjadi orang “aneh” dan paling berbeda dari yang lain.

Sisi Gelap sebuah Pulau Surga

Gambar
Judul              : Pandora Bali : Refleksi di balik Gemerlap Turisme Pengarang      : Nyoman Sukma Arida Penerbit          : Pustaka Larasan, Denpasar Tebal               : xix + 166 halaman Cetakan          : 2012 Kotak Pandora, istilah itu yang digunakan oleh Bli Sukma untuk menggambarkan kondisi Bali sekarang ini. Seperti diketahui, Pandora adalah sebuah kotak yang jika dibuka akan melepaskan malapetaka di dunia, rasa sakit, keserakahan, kesengsaraan, penyakit, dan sebagainya. Diharapkan buku ini memang menjadi ajang untuk menyurakan jeritan hati Pulau Bali ditengah-tengah hingar bingar dunia pariwisata.

Festival Kota Gadjah Mada 2012

Gambar
Gencarnya kampanye mengenai pembangunan berkelanjutan (sustainable development) di berbagai belahan dunia seolah menjadi angin segar yang mampu mematahkan paradigma pembangunan konvensional, business as usual. Dahulu, sejak manusia mengenal cara mengelola sumber daya alam dengan teknologi, menyebabkan dunia terlalu dipuaskan oleh keuntungan ekonomi meski mengabaikan aspek sosial dan ekologi. Alhasil berbagai masalah global seperti deindustrialisasi di negara-negara Eropa (pasca revolusi industri) dan Krisis Ekonomi Asia pada 1997, menyebabkan terjadinya banyak konflik sosial dan krisis lingkungan, diikuti dengan imbas nyata berupa perubahan iklim. Fenomena semacam ini membuat kondisi masyarakat terutama di perkotaaan, menemui kegagalan dalam menciptakan kehidupan yang manusiawi (humanis). Pandangan terhadap pentingnya peran kota dalam mewadahi setiap  aktivitas dan interaksi penduduk, serta kemampuannya untuk merangkul dan berlaku adil pada semua kalangan secara menyeluruh baik dari as...

Dilematis Pariwisata di Pulau Dewata

Pariwisata merupakan sektor primadona pada setiap daerah di dunia. Sektor ini bisa menjadi penggerak berbagai sektor lainnya (multiplier effect). Indonesia sebagai negara yang memiliki panorama keindahan alam, letak geografis yang strategis, tanah yang subur, keanekaragaman suku budaya serta terdapat berbagai flora dan fauna yang tersebar di seluruh pulau, tentunya memiliki prospek yang cerah dan peluang untuk dikembangakan Salah satu pulau yang terkenal dengan sebutan “Pulau Dewata” di Indonesia, yaitu Pulau Bali adalah salah satu Pulau yang sudah menjadi destinasi pariwisata dunia dengan mendatangkan wisatawan dari berbagai belahan dunia dan menunjukkan terjadinya peningkatan kunjungan setiap tahunnya yang cukup signifikan. Budaya dan kesenian yang unik serta panorama alam Pulau Bali menjadi daya tarik tersendiri bagai para wisatawan untuk menikmati liburan di Pulau Bali.

Tri Hita Karana dalam Perencanaan Kota

Kota sebagai pusat kegiatan umat manusia yang menjadikannya sebagai simbol peradaban sangat terkait dengan tranformasi sosial masyarakatnya. Gejala sosial yang muncul dalam masyarakat berperan signifikan dalam pembentukan sebuah kota. Oleh karena itu, dalam proses perencanan kota diperlukan adanya analisis aspek sosial masyarakat terkait dengan budaya dan kearifan lokal masyarakat setempat. Kearifan lokal yang melekat pada setiap aktifitas masyarakat menjadikan suatu karakteristik dan keunikan tersendiri bagi daerah tersebut dalam proses perencanaan kota.

Ada apa dengan Indonesia?

Setiap hari kita disuguhkan aneka ragam pemberitaan media tentang potret wajah murung bangsa kita, Indonesia. Korupsi, diskriminasi, fasisme, konspirasi, kekerasan, kemunafikan, dan pemberitaan berlebihan atas carut-marut bangsa, seakan sudah menjadi menu harian kita semua. Belum lagi menjamurnya acara infotainment yang menyebalkan tentang kehidupan selebritis, atau banyak sinetron ‘bodoh’ yang hanya mengejar rating iklan tanpa memberi arti bagi para penonton setianya, tak jarang kekerasan menjadi semacam ‘wajib tayang’ pada setiap adegan demi adegan, yang tragisnya dinikmati adek-adek kecil kita. (Damn! Sedari dini, adek kita sudah ‘dibajak’).

Kisah Kerja Praktek (Minggu II)

Gambar
Pada minggu kedua, yaitu mulai hari Senin, 30 Januari 2012. Kita berkesempatan ikut dalam rapat internal oleh External Advicer dalam tim WJP-MDM (West Java Province Metropolitan Development Management) mengenai persiapan launching TIM WJP-MDM pada awal bulan depan. Rapat ini berisikan tentang pembahasan mengenai pemantapan materi dari WJP-MDM, membahas bagaimana mempresentasikannya, pematangan konsep pengembangan metropolitan, skenario pengembangan dan pertimbangan-pertimbangan lainnya sebagai substansi dalam pengembangan kawasan Metropolitan di Provinsi Jawa Barat.  Selanjutnya, kami mendapat penugasan untuk membuat struktur kelembagaan pemerintah daerah Jawa Barat, untuk memperjelas posisi struktural dari WJP-MDM itu sendiri. Pada hari Selasa, 31 Januari 2012 kami langsung mempresentasikan tentang pemahaman kami tentang struktur pemerintahan Jawa Barat. Berlangsung diskusi interaktif dengan tim WJP-MDM mengenai posisi struktural dalam pemerintahan Provinsi Jawa Barat.