Postingan

Menampilkan postingan dengan label Yogyakarta

Merantau Lagi

Saya masih ingat betul. Waktu itu tanggal 3 Agustus 2009, ketika kali pertama saya naik pesawat terbang dan melihat awan lebih dekat. Penerbangan pagi dari Denpasar menuju Jogjakarta ditemani kakak. Wah senang sekali rasanya. Maklum, jangankan jalan-jalan ke luar Bali atau ke luar negeri. Saya tumbuh di kota kecil Jembrana yang ke kota Denpasar saja jarang. Saya merantau di Jogja untuk melanjutkan pendidikan pasca SMA. Tempat itu merupakan kilometer terjauh antara saya dan rumah untuk waktu yang tidak sebentar. Sedih sudah pasti. Jauh dari keluarga. Namun sejak saat itu, saya sering menyemangati diri dengan, “ Baiklah, sekarang saya menjadi seorang perantau! ”. Berkali-kali saya hentakkan kalimat itu dengan keras di dalam hati. Merantau di Jogja. Kota sejuta pesona. 5 tahun saya habiskan waktu di kota istimewa itu hingga meraih gelar Sarjana. Sarjana Jogja . Tempat saya berkontemplasi ilmu, buku, pesta dan cinta.

Sarjana Jogja

Gambar
Ah, harusnya banyak sekali yang bisa saya ceritakan Terakhir cerita di blog pada tanggal 1 Oktober 2013 tentang akhirnya saya lulus Sarjana Teknik . Setelah itu banyak kejadian penting yang terjadi di hidup saya. Namun, sayang sekali saya tidak rajin menuliskannya ke dalam blog. Tapi tidak apa-apa. Saya selalu tidak lupa untuk memposting cerita/foto di media sosial lainnya --untuk nantinya siapa tahu bisa dijadikan cerita secara runut-. Dokumentasi hidup. Salah satunya saya rajin posting foto moment penting di akun instagram dan twitter saya. Media sosial favorit karena kita bisa membuat linimasa hidup yang tersimpan rapi di dunia maya, lengkap dengan waktu postingnya. Ya, bagi saya begitu. Mari biarkan saya bercerita.. Wisuda 16 November 2013 akhirnya orangtua datang ke Jogja. Sebuah moment yang sejak 4 tahun lalu saya tunggu-tunggu. Ini moment pertama kalinya. Senang sekali bisa mengenalkan Jogja kepada orang tua. Nyaman. Begitu kata ibuk saya. Bapak saya juga mengamini. Ya memang,...

Bebas Teori

Tidak seperti semester-semester sebelumnya. Semester ini jadwal saya lebih longgar. Bukan hanya karena sudah demisioner dari beberapa kepengurusan organisasi, namun semester ini merupakan ketidak-adaan kuliah teori di kelas. Ya, orang bijak menyebutnya bebas teori . Keadaan ini cukup membahayakan. Ketika tidak ada lagi rutinitas kuliah, tidak ada lagi rutinitas deadline tugas, otak semacam tidak dipicu untuk bekerja. Serbuk tidur kamar seakan selalu menebar di segala sudut. Kasur selalu berhasil membuat terlena. Jika keadaan bebas teori ini dibiarkan begitu saja, ditakutkan produktivitas akan menurun. Bener kata orang-orang, di masa-masa bebas teori inilah godaan terberat ketika menjadi mahasiswa. Dan akhirnya saya berpijak di keadaan ini. Keadaan dimana tidak ada deadline tugas kuliah. Tinggal selangkah lagi. Skripsi. Ya semester ini harusnya dipenuhi oleh baca buku, menulis, diskusi, wawancara, bimbingan dengan dosen. Semua itu sendiri. Tidak ada lagi menunggu ajakan teman.Tidak ada ...

Tidak terasa sudah semester 8

Postingan pertama di bulan februari. Kenapa baru posting? Kemana aja? :D Iya, karena seminggu terakhir ini berada di rumah. Keasyikan dengan aktifitas spiritual, keluarga dan tentunya bercanda dengan ponakan jagoan Narendra :) Nah, sekarang sudah kembali ke dunia perantauan Jogja. Bersiap untuk menghadapi semester terakhir, semester 8. Astungkara. Semester ini saya sudah bebas teori alias sudah menapaki mata kuliah terakhir yang bernama Tugas Akhir. Dengan IPK yang sudah lumayan lah ya (kalo anak teknik katanya gaboleh tanya IP berapa :D ). Akhirnya saya percaya diri untuk mengentri Kartu Rencana Studi dengan mencentang mata kuliah ber SKS 8 ini. Waktu memang terkadang tak terasa. Terus merangkak pelan, berjalan, bahkan berlari. Mulai ketika pertama kalinya saya menapaki tanah jogja ini untuk menempuh kuliah di UGM tanggal 3 Agustus 2009 sampai sekarang ini penuh dengan kisah suka dan tak sedikit duka. Hiruk pikuk kisah di Jogja tak akan dilupakan sampai kapanpun. Jogja merupakan sala...

PWK UGM 2009 : Suatu Malam Yang Tidak Biasa 21 Januari 2013

Gambar
Tidak terasa sudah melewati 7 semester bersama teman-teman di Perencanaan Wilayah dan Kota UGM Angkatan 2009 . Setelah ini, hampir tidak  ada lagi momen untuk berkumpul full team. Klimaksnya kemarin saat Malam Keakraban kita tanggal 20 - 22 Januari 2013 di Kaliurang. [caption id="attachment_802" align="aligncenter" width="574"] PWK UGM Angkatan 2009. Malam keakraban 20 - 22 Januari 2013[/caption] Suasana haru menyelimuti. Teringat atas apa saja yang sudah dilakukan bersama-sama selama 3,5 tahun terakhir. Hidup tumbuh dan berkembang di Kota Jogja dengan Almamater UGM menjadikan sebuah kebanggaan sekaligus kenangan yang terlalu manis untuk dilupakan begitu saja. Terlalu indah untuk tidak kita masukkan dalam linimasa hidup kita. Terimakasih Tuhan, telah mempertemukan saya dengan orang-orang hebat teristimewa di PWK UGM 2009. Sebuah pengalaman hidup yang tak akan terlupakan. Cerita manis yang akan saya ceritakan pada anak dan cucu saya kelak. Pada malam itu k...

Nasionalis Romantis

Gambar
Jogja lagi hujan terus akhir-akhir ini. Bikin males kemana-mana, banyak agenda yang ga jadi, banyak acara yang di cancel . Di media sosial juga banyak yang ngeluh karena kosan banjir, cucian ga kering, jadi ga produktif dan segala macem. "Padahal bagi saya, hujan itu romantis.  Ya gitu, ini berlaku jikalau ada pacar disamping, minimal bisa menghangatkan tangan gitu. Buat yang jomblo kesepian,  tentu bisa menikmati hujan dengan cara masing-masing lah ya :D Ya apapun itu pokoknya menurut saya hujan itu romantis. Dingin-dingin empuk :) " Nah. Demi menjaga eksistensi  produktifitas dan kreatifitas di musim hujan gini, saya, Lanang, mas Widi dan Awan (Genk Kos Pandega Karya 7) mencoba membuat sesuatu yang romantis. Bukan sekedar romantis biasa, ini romantis yang nasionalis. Romantisme pemuda yang bangga lahir dan menjadi orang Indonesia. Dengan berbekal kamera pinjaman, kita mulai membuat video indoor akustikan. Dengan kualitas gambar dan lighting yang jauh dari standar klip pada...

Festival Seni Budaya Keagamaan Hindu Tingkat Nasional II

Gambar
Masyarakat Hindu di Indonesia memiliki kesenian dan budaya yang berbeda di masing-masing wilayah. Karena masyarakat Hindu yang kontekstual menyesuaikan dengan lokalitas dan tradisi pada masing-masing tempat. Oleh karena itu, untuk menghimpun dan mengapresiasi setiap ekspresi seni dan budaya di seluruh wilayah Indonesia, Kementrian Agama RI Dirjen Bimas Hindu menyelenggarakan Festival Seni Budaya Keagamaan Hindu Tingkat Nasional II yang pada tahun ini ditunjuk Yogyakarta sebagai tempat perhelatan acara bertaraf nasional ini. Festival Seni Budaya Keagamaan Hindu Tingkat Nasional II di Yogyakarta pada hari selasa-jumat, 25-28 Sptember 2012 ini diikuti oleh perwakilan dari 16 provinsi di Indonesia,