Saturday, February 1, 2014

Sarjana Jogja

Ah, harusnya banyak sekali yang bisa saya ceritakan


Terakhir cerita di blog pada tanggal 1 Oktober 2013 tentang akhirnya saya lulus Sarjana Teknik. Setelah itu banyak kejadian penting yang terjadi di hidup saya. Namun, sayang sekali saya tidak rajin menuliskannya ke dalam blog. Tapi tidak apa-apa. Saya selalu tidak lupa untuk memposting cerita/foto di media sosial lainnya --untuk nantinya siapa tahu bisa dijadikan cerita secara runut-. Dokumentasi hidup. Salah satunya saya rajin posting foto moment penting di akun instagram dan twitter saya. Media sosial favorit karena kita bisa membuat linimasa hidup yang tersimpan rapi di dunia maya, lengkap dengan waktu postingnya. Ya, bagi saya begitu. Mari biarkan saya bercerita..


Wisuda


16 November 2013 akhirnya orangtua datang ke Jogja. Sebuah moment yang sejak 4 tahun lalu saya tunggu-tunggu. Ini moment pertama kalinya. Senang sekali bisa mengenalkan Jogja kepada orang tua. Nyaman. Begitu kata ibuk saya. Bapak saya juga mengamini. Ya memang, siapa yang ga betah tinggal di Jogja? Sebuah kota romantis berhati nyaman. Jauh sebelum hari itu, saya sudah membuat semacam itinerary/jadwal perjalanan gitu. Saya sudah merencanakan kemana dan apa saja yang wajib orang tua saya kunjungi. Saya lakukan ini semata-mata untuk memuaskan orang tua. Saya senang sekali melakukan ini.


18 November 2013 acara pelepasan wisudawan/yudisium di kampus saya. Jurusan Teknik Arsitektur dan Perencanaan UGM (JUTAP UGM). Akhirnya orang tua bisa melihat dimana dan bagaimana bentuk kampus tempat anaknya berkuliah 4 tahun belakangan ini. Ah, senang sekali. Saya memperkenalkan semuanya. Apa saja yang biasanya saya lakukan di kampus itu. Bapak dan ibuk berkenalan dengan teman-teman saya, mulai mengakrabi suasana kampus yang adem, serta tidak ketinggalan berjabat tangan dengan para dosen dan orang tua mahasiswa yang lain.




[caption id="attachment_1297" align="aligncenter" width="300"]Pelepasan Wisudawan JUTAP UGM : 18 November 2013 Pelepasan Wisudawan JUTAP UGM : 18 November 2013[/caption]

19 November 2013. Moment puncak, dimana saya mengenakan seperangkat toga. Sarjana. Saya resmi menjadi seorang Sarjana Teknik lulusan UGM. Nama saya menjadi salah satu nama yang dipanggil protokoler wisudawan dalam upacara penuh hikmat nan sakral Wisuda Program Sarjana UGM periode I Tahun Akademik 2013/2014. Kampus orang-orang hebat. Saya bersalaman dengan dekan Fakultas Teknik UGM. Duduk rapi dan kepanasan bersama ribuan wisudawan pada saat itu. Tidak jarang saya merinding rinding oleh atmosfer yang tercipta disana.


Ah, ini bukan sekedar akhirnya saya bisa lulus. Bukan cuma tentang prestasi saya yang mampu menyelesaikan perkuliahan di kampus hebat. Ini semua tentang prestasi Bapak dan Ibuk yang mampu menyekolahkan anaknya sampai Strata Satu. Kalian luar biasa, Bapak dan Ibuk. Terimakasih sudah memberi kesempatan untuk bisa disini. Sekarang saatnya saya yang "membayar" semua ini. Saya akan selalu membahagiakan Bapak dan Ibuk. Astungkara.




[caption id="attachment_1293" align="aligncenter" width="200"]Wisuda Sarjana UGM : 19 November 2013 Wisuda Sarjana UGM : 19 November 2013[/caption]

Sarjana Jogja

Ini bagian yang sulit. Semua mahasiswa perantau cepat atau lambat akan merasakan ini. Tidak gampang untuk meninggalkan Jogja. Setelah usai menempuh hiruk pikuk dunia kampus selama 4 tahunan, tanggal 28 Januari 2014 akhirnya saya meninggalkan Jogja. Bukan untuk pulang kampung. Kali ini untuk merantau ke tanah rantau yang lebih jauh. Melanjutkan mimpi, merajut asa.


Jogja bukan sekedar kisah klasik untuk masa depan. Jogja sudah menjadi rumah kedua. Jogja telah mengajarkan segalanya. Ilmu, buku, pesta dan cinta semua bercampur menjadi satu. Satu hal yang menjadi kebanggaan saya kelak tua nanti bahwa saya bukan hanya seorang Sarjana Teknik dari kampus hebat UGM. Namun, saya telah menjelma menjadi seorang Sarjana Jogja. Seorang sarjana yang telah melewati suka duka di Jogja sebagai kawah candradimuka para pelajar.


Matur sembah nuwun, Jogja. Sampai jumpa lagi...