Friday, January 4, 2013

Generasi Ibu Jari

Sahabat yang terpisahkan oleh jarak yang jauh dan tidak bertatap muka dalam waktu yang lama bisa dengan mudah dipertemukan dan bisa melakukan percakapan dengan adanya penemuan sebuah teknologi yang dibuat oleh Mark Zuckerberg. Sebuah jejaring sosial canggih yang bernama facebook. Dalam situs ini dikatakan bahwa jumlah pengguna facebook di dunia ini mencapai 1 miliar orang. Itu berarti setiap tujuh orang di dunia ini mempunyai 1 akun aktif di facebook. Dan faktanya, sebanyak 600 juta user mengakses melalui perangkat mobile. Sebuah angka yang fantastis. Tidak heran setiap orang masa kini memiliki minimal 1 gadget yang bisa mengakses facebook demi sebuah eksistensi di dunia maya.


Setiap orang bisa mengekspresikan perasaannya dengan kalimat cantik di kolom "what's on your mind". Dilanjutkan dengan pemberian ibu jari yang menandakan setuju atau bisa juga berarti "statusmu keren banget" oleh orang lain yang melihat. Fakta yang mencengangkan bahwa sampai saat ini sudah terdapat 1,13 triliun kumpulan ibu jari dari seluruh pengguna facebook. Tidak usah dibayangkan bagaimana jika ibu jari itu dikumpulkan dalam satu tempat. Akan menjadi lautan ibu jari pastinya. Salam ibu jari, salam like this! :)


Generasi ibu jari


Unggahan foto dari facebookers juga bertebaran di timeline. Foto dengan berbagai pose dan moment bisa diunggah, baik itu bertujuan untuk membagikan informasi, sekedar iseng, memamerkan sebuah karya, promo event, tebar pesona dan bahkan demi mendapat sebuah pencapaian strata sosial yang dinamakan "anak gaul". Tak jarang juga facebook dipakai untuk promosi sebuah produk. Facebook sebagai medium untuk berbisnis. Fakta mengatakan, unggahan foto yang berseliweran mencapai 219 miliar foto. Hal ini bisa dijadikan sebagai pendokumentasian secara otomatis atas peradaban jaman sekarang. Jadi, peradaban setelah ini bisa melihat bentuk dan segala macem aktivitas para manusia yang mungkin akan "aneh" saat masa itu.


Tak terkecuali tanah air kita tercinta, Indonesia. Negara yang dihuni oleh 237.641.326 jiwa (sumber: BPS) ini menduduki peringkat keempat dalam penggunaan facebook. Dari data socialbakers.com jumlah pengguna aktif facebook di Indonesia sebanyak 51.515.480 orang, yaitu sekitar 20% dari jumlah total penduduk Indonesia. Banyak banget ternyata.


FACEBOOK INDONESIA


Ya begitulah facebook. Dengan angka fantastis dari jumlah pengguna facebook mengindikasikan bahwa telah banyak orang yang merasakan keuntungan dengan adanya facebook. Jarak sudah tidak menjadi penghalang. Selama gadget tersambung dengan internet, informasi terupdate dari seseorang bisa terjangkau (kepo~). Mari kita dukung gerakan 1.000.000 ibu jari buat pendiri facebook. Hormat gerak untuk Mark Zuckerberg! :)


Lain jejaring sosial, lain cerita. Twitter. Jejaring sosial yang digunakan oleh orang-orang yang relatif lebih "cerdas" dibanding facebook :). Sebuah kicauan yang terbatas hanya 140 karakter. Twitter merupakan sebuah microblogging yang sering digunakan orang-orang besar untuk menyampaikan ide dan gagasan. Followers tinggi menjadi sebuah impian yang berarti banyaknya orang yang ingin tahu tentang aktifitas dan apapun yang dikicaukan. Seorang public figure menjadi sangat  dekat dengan para "fans". Namun, terkadang malah menghilangkan sisi misterius dari seorang figur tersebut :)


Bangun tidur dengan posisi masih di kasur, langsung menggapai gadget dan membuka timeline twitter untuk melihat apa yang terjadi pada saat itu. Informasi yang menarik dari akun-akun yang kita 'following'. Sangat praktis memang. Kolom "What's happening?" selalu menunggu kita untuk berkicau. Ingat! Hanya 140 karakter. Menuntut kita untuk membuat kalimat yang singkat dan isinya tersampaikan. Sungguh seru dan mengasyikkan. Disaat menunggu jam kuliah atau meeting di kantor misalnya, daripada bengong, bete dan ngantuk, ambil gadget, buka timeline twitter dan terlihat apa yang banyak dikicaukan oleh orang-orang. Aktifitas menunggu tidak lagi menjadi suatu hal yang membosankan. Belum lagi, fitur trending topic bisa digunakan untuk melihat topik yang sedang hangat diperbincangkan. Pokoknya informasi diterima dengan begitu cepat dan praktis. Begitu.



Data yang didapat dari semiocast.com, jejaring sosial yang didirikan pada tahun 2006 oleh Jack Dorsey ini telah berhasil mencapai sekitar 517 juta pengguna, perhitungan dilakukan sampai bulan Juli 2012. Tentunya pengguna twitter sekarang ini pasti diatas angka tersebut. Dari 229 negara yang sudah mengenal twitter, Indonesia menduduki peringkat ke 5 dengan sekitar 29 juta pengguna. Luar biasa! Dan Jakarta merupakan kota yang menduduki peringkat 1 untuk jumlah twit paling banyak setiap harinya. Memang orang Indonesia cerewet sih! Dasar! :D


Sedemikian rupa, jejaring sosial menjadi rutinitas sekaligus kebutuhan manusia jaman sekarang. Inilah sebuah era global. Sebuah era dimana informasi dan komunikasi tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Sebuah era yang menjadikan dunia maya sebagai sarana alternatif untuk berekspresi. Dimana-mana orang lebih sering duduk, merunduk dengan menggeser-geser track pad atau memijit-mijit touch screen menggunakan ibu jari. Sebuah generasi yang menggunakan ibu jari untuk mengguncang dunia! Salam generasi ibu jari :)


GENERASI IBU JARI


Sebagai penutup, berikut video yang layak ditonton sebagai refleksi. Bahwa terlepas dari keasyikan berinteraksi di dunia maya. Tidak ada yang lebih indah dari interaksi dalam dunia nyata :) Hakekat manusia.